Gubernur Sumatera Utara Minta Masyarakat Patuhi Himbauan Hindari Keramaian

indonesiasatu, 24 Mar 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:
MEDAN-Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi meminta Kepada masyarakat Sumatera Utara agar mematuhi himbauan berdiam diri di rumah dan menghindari kegiatan keramaian dengan begitu penyebaran corona virus Covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin
 
Hal tersebut ditegaskan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, saat memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19, Senin 23/3/2020 di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman 41 Medan
 
Dalam Kesempatan itu, Edy Rahmayadi mengharapkan semua pihak yang terkait dapat membantu mengurangi keramaian agar Indonesia tidak serupa dengan Italia yang jumlah kasusnya sudah melebihi China.
 
"Saudara-saudaraku tolong ditekankan bagaimana caranya agar masyarakat tetap di rumah," tegas Gubernur Edy Rahmayadi.
 
Gubernur juga menyampaikan, sampai saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut telah menyiapkan 479 ruang isolasi yang menjadi posko evakuasi yang tersebar di Kota Medan dan Deliserdang, diantaranya Rumah Sakit GL Tobing, Rumah Sakit Marta Friska, Rumah Sakit Sari Mutiara, Gedung Diklat BPSDM Sumut dan Wisma Atlet Pemprov Sumut.
 
Tentang alat pelindung diri (APD), menurut Edy Rahmayadi, sudah dipesan sesuai dengan kebutuhan. Begitu juga dengan alat kesehatan dan tenaga medis dari setiap rumah sakit sudah disiapkan."Kami sudah siapkan itu," ujar Edy.
 
Sementara Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin juga mengimbau agar masyarakat mengurangi kegiatannya di luar rumah. Jika tidak diperlukan, masyarakat diharuskan jangan keluar rumah.
 
Jika imbauan ini tidak dilaksanakan, menurut Kapolda, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pembubaran kerumunan yang tidak diperlukan. "Saya mengimbau seluruh pihak kalau tidak diperlukan tidak usah keluar rumah. Kalau ini diterapkan maka akan mengurangi penyebaran Covid-19 ini," tegas Kapolda.
 
Koordinator Lapangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Handoyo mengatakan sampai saat ini kasus positif Covid-19 adalah kasus impor atau terinfeksi di luar Sumut. Belum ada kasus penularan lokal. Untuk itu harus dilakukan pengurangan keramaian yang tidak diperlukan."Pencegahan Covid-19 ini kita harus diam di rumah,"kata Handoyo.
 
Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Sumut Riadil Akhir Lubis mengatakan Gubernur juga telah mengimbau penutupan sementara tempat operasional industri pariwisata. Ini dilakukan agar mengurangi dampak penyebaran Covid-19."Kami minta dukungan  TNI, POLRI dan Satpol PP terkait hal tersebut," kata Riadil.
 
Turut hadir dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Kajati Sumut Amir Yanto, Plt Walikota Medan Akhyar Nasution, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan serta perwakilan rumah sakit se Sumut, ( Karmel )
 
 
 
"Sumber Humas Pemprovsu"
PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu